Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh... “Silaturahmi dapat membersihkan amalan, memperbanyak harta, menghindarkan bala`, mempermudah hisab (di hari kiamat) dan menunda ajal tiba”
Sabtu, 22 Oktober 2011
Hati yang Selalu Tersakiti
Aku tak tahu lagi apa yang harus aku lakukan untuk membuatmu mengerti apa yang aku inginkan darimu, kau selalu membuatku sakit hati dan bakhan kau sekarang telah berubah. Kau semakin jauh dariku dan hadirmu semakin samar untukku. Apakah ini sebagai tanda bahwa cinta di antara kita akan segera berakhir begitu saja setelah sekian lama kita menjalin hubungan? Begitu banyak yang telah kita lalui bersama baik suka maupun duka. Kau yang sekarang ini bukanlah cintaku yang dulu kau telah jauh berubah kau tak mau lagi terbuka, kau selalu marah, kau egois dan kau tak lagi peduli dengan perasaanku saat ini yang hancur karena sikapmu. Aku selalu berusaha untuk selalu ada untukmu namun kau tak pernah menganggap aku ada. Cintamu kini telah sirna, memudar seperti warna tinta di atas kertas yang terkena tetesan air meski itu hanya sepercikan saja. Itulah dirimu sekarang yang ada di hadapanku, meski aku hanya berbuat suatu kesalahan kecil tapi kemarahanmu melebihi batas, kau marah begitu hebat. Apa yang sebenarnya kamu mau dariku sampai kau buat hatiku selalu merasakan sakit yang begitu dalam? Memang benar aku tidak mempunyai hak untuk mengatur hidupmu tapi apakah aku salah jika aku berharap kamu untuk bersikap lebih menghargai aku? Apakah aku salah bila aku takut untuk kehilangan kau? Begitu banyak pertanyaan yang muncul ketika kau mulai berubah. Hari demi hari ku lalui tanpa senyuman manis darimu, senyummu yang dulu selalu merekah bagai bunga yang mekar kini lenyap di telan amarahmu. Apakah kau lupa dengan kata-katamu sendiri bahwa senyum itu ibadah? Ketahuilah kasih bahwa cintaku hanyalah untukmu, aku akan tetap menantimu sampai kau mau menerimaku lagi seperti dulu dan senyummu kembali merekah seperti bunga-bunga yang mekar di kala musim semi. Meski hatiku sering kau sakiti, aku akan tetap menyayangimu dengan setulus hati agar kau menyadari dengan sendirinya betapa tulusnya cintaku kepadamu. Cinta tulusku kepadamu akan ku bawa sampai ku mati.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar